Pagi ini, Allah memberikan kesempatan untuk melihat hal kecil yang menarik di hari-hariku di Taiwan..
Jam 9 kurang, saya memutuskan untuk langsung menuju perpustakaan pusat NCKU, tanpa mampir ke laboratorium kampus...
Perpustakaan pusat kampus NCKU tidak terlalu jauh dengan dormitory yang saya tinggali, cukup 3 menit mengayuh sepeda,,
Pada wakti liburan kali ini (summer), waktu buka perpus dimulai pukul 09.00-18.00 (senin-kamis),
sedangkan sabtu (09.00-12.00)... Jangan dittanya pada waktu minggu-minggu ujian,, bisa buka 24 jam...
Maka dari itu, menurut saya pukul 09.00 kurang terlalu pagi untuk berangkat ke perpus pusat...
Namun, ketika saya masuk ke main floor..
"Banyak orang, tua muda, tinggi pendek, mahasiswa non mahasiswa, hitam putih *Loh....
sudah mengantri di depan gate masuk library..."
"Oh my God... seriously.. I never seen this condition in all of library in indonesia"...
Even, the main library in East Java, I think isn't like so crowded like this before...
Bisa dibilang saya merupakan salah satu mahasiswa yang suka Kepo di library,,heehehe...
khususnya di lantai "international book collection" ..
Bukannya bermaksud sombong dan sok rajin, tapi memang kondisi library disini,, lebih dari terkesan "normally library"...
It looks like home.. but with more books there... :)
tempatnya cozzy, dengan ditambah dengan fasilitas2 audio, buku lengkap, jurnal periodik, ..
mungkin kalau ditambahkan fasilitas semacam sell food and drink,, looks like cafe.. XD~
Jadi jangan heran.. kalau setiap minggu-minggu ujian..
library menjadi sarang penyamun bagi mahasiswa-mahasiswa yang sedang galau ujian..
Indeed, Our library will become the warmer place while in the winter season..
and the coolest place during in the summer season..
It's very cool, isn't it!!
Mulai dari pagi hingga sore, saya selalu melihat orang tua bahkan hingga kakek nenek yang tinggal untuk sekedar membaca ataupun mengcopy beberapa literature...
I just had some thoughts.. " What are they really do in here...., "
Overall, It was very different when you look to my country, Indonesia..
Penduduknya bahkan cenderung untuk malas membaca.. mereka bahkan cenderung untuk menerima informasi instan, yang mungkin bisa dibilang gosip yang terhangat..
Media cetak, media berita mungkin sudah dipertanyakan kembali netralitas ataupun nilai-nilai objektivitasnya.. karena sudah mulai diperngaruhi oleh kepentingan-kepentingan tertentu..
Salah gak sih...
Well guess,, perbedaan itu sunatullah,,apalagi yang notabene negara dengan berbagai macam background seperti Indonesia..
Cuma masalahnya adalah KITA, sebagai MASYARAKAT INDONESIA.. apakah memiliki kepentingan yang sangat egois untuk mendahulukan kepentingan-kepentingan individu atau kelompok,,
bukankah di pelajaran PPKN, kewarganegaaraan sudah diulang berkali-kali bahwa kita perlu mendahulukan kepentingan orang banyak ya?
Well... I Just can say:
1. Masyarakat Indonesia sudah selayaknya harus melek pengetahuan, banyak baca,,,
dengan banyak membaca,, otomatis akan menambah wawasan untuk tidak langsung menyerap instan segala informasi yang ada di dunia ini...
Bacalah,, Iqra.. Allah SWT saja memerintahkan Al-Quran wajib untuk dibaca dengan Khusyuk..
So.. Why we aren't?
2. Segala tokoh sentral dalam pemerintahan, public figure, pers yang memegang peranan penting dalam mengarahkan isu nasional, setidaknya harus juga dapat memilah.. apa yang seharusnya pantas untuk di blow up ataupun tidak,,
karena suka atau tidak suka,, gambaran identitas kepribadian sangat bergantung dengan adanya infromasi-informasi yang tersedia
Oke.. In this way, I wouldn't discuss about political aspect,
because I don't have enough basic to discuss it..
Maybe, I will discuss it, in other article..hehe..
So.. baca..baca..baca...
You will find the other world outside in your imagination...
| NCKU Library conf.ncku.edu.tw |
10.20 a.m
B2 Floor, International Book's Collection
Main Library, NCKU
Tainan, Taiwan